Tatip Kongres KMFE UAD

TATA TERTIB

KONGRES LUAR BIASA KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

YOGYAKARTA

2015

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Nama

  1. Permusyawaratan ini bernama Kongres Luar Biasa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Ahmad Dahlan Tahun 2015 yang selanjutnya dalam tata tertib ini disebut KLB KM FE UAD 201
  2. Kongres Luar Biasa KBM UAD adalah forum permusyawaratan setingkat kongres KBM UAD untuk membahas masalah yang mendesak dan tidak bisa ditangguhkan sampai kongres KBM UAD selanjutnya (AD BAB VII Pasal 15 Huruf B).

 

BAB II

WAKTU DAN TEMPAT

Pasal 2

KLB KM FE UAD 2015  dilaksanakan di wisma sejahtera 1 kaliurang.

Pasal 3

Waktu pelaksanan KLB KM FE UAD 2015  pada hari Sabtu, 23 Mei – Ahad 24 Mei 2015.

BAB III

TUGAS DAN WEWENANG

Pasal 4

KLB KM FE UAD 2015 memiliki tugas dan wewenang :

  1. Membahas dan menetapkan Tata tertib KLB KM FE UAD 201
  2. Memilih dan menetapkan Pimpinan Sidang Tetap KLB KM FE UAD 201
  3. Pembuatan SK Struktur Organisasi DPM FE, Pembuatan SK Pelantikan DPM FE, Pembuatan SK Pelantikan BEM FE.
  4. Pembahasan dan pengesahan GBHK BEM FE dan GBHO.
  5. Pembahasan dan pengesahan Peraturan Dasar Fakultas Ekonomi.

 

BAB IV

PESERTA KONGRES LUAR BIASA KELUARGA MAHASISWA FE UAD 2015

Pasal 5

Peserta

  1. Peserta KLB KM FE UAD 2015 terdiri dari Peserta Penuh dan Peninjau yang ditentukan oleh DPM FE
  2. Peserta penuh KLB KM FE berasal dari:
    1. Anggota DPM FE
    2. Gubernur dan Wakil Gubernur FE
    3. Ketua dan Wakil Ketua HMPS Akuntansi.
    4. Ketua dan Wakil Ketua HMPS Manajemen.
    5. Ketua dan Wakil Ketua HMPS Ekonomi Pembangunan.
    6. Perwakilan DPM FE UAD Periode 2013-2014, 4 (empat) orang.
    7. Perwakilan BEM FE UAD Periode 2013-2014, 2 (Dua) orang.
    8. Perwakilan HMPS Akutansi Periode 2013-2014, 2 (Dua) orang .
    9. Perwakilan HMPS Manajemen Periode 2013-2014, 2 (Dua) orang.
    10. Perwakilan HMPS Ekonomi Pembangunan Periode 2013-2014, 2 (Dua) orang.
    11. Peninjau Kongres KM FE UAD 2015 terdiri dari :
  1. Perwakilan Organisasi Otonom Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di FE sejumlah 2 (Dua) orang.
  2. Perwakilan DPM UAD 1 (satu) orang.
  3. Perwakilan BEM UAD 1 (satu) orang.

Pasal 6

Hak Peserta

  1. Peserta penuh memiliki hak memilih, hak dipilih, dan hak untuk menyatakan pendapat.
  2. Peserta peninjau memiliki hak menyatakan pendapat.

Pasal 7

Kewajiban Peserta

  1. Setiap peserta memiliki kewajiban untuk mensukseskan seluruh agenda KLB KM FE UAD 201
  2. Setiap peserta wajib mentaati semua ketentuan yang diatur dalam tata tertib KLB KM FE UAD 201
  3. Setiap peserta penuh wajib mengikuti KLB KM FE UAD 2015 sampai selesai, kecuali seijin pimpinan sidang berdasarkan keputusan forum.

 

BAB V

PERSIDANGAN

Pasal 8

Sidang-Sidang

Sidang-sidang dalam KLB KM FE UAD 2015 sebagai berikut:

  1. Sidang Pleno I adalah membahas dan menetapkan Tata tertib KLB KM FE UAD 201
  2. Sidang Pleno II adalah memilih dan menetapkan Pimpinan Sidang Tetap KLB KM FE UAD 201
  3. Sidang Pleno III adalah Pembuatan SK Struktur Organisasi DPM FE, Pembuatan SK Pelantikan DPM FE, Pembuatan SK Pelantikan BEM FE.
  4. Sidang Pleno IV adalah Pembahasan dan pengesahan GBHK BEM FE dan GBHO.
  5. Sidang Komisi V adalah Pembahasan dan pengesahan Peraturan Dasar Fakultas Ekonomi.

Pasal 9

Pimpinan Sidang

  1. Sidang Pleno I dan Sidang Pleno II dipimpin oleh Pimpinan Sidang sementara yang ditunjuk oleh DPM FE, sidang Pleno selanjutnya dipimpin oleh Pimpinan Sidang tetap.
  2. Pimpinan sidang sementara terdiri dari 1 (satu) orang ketua, 1 (satu) orang sekretaris dan 1 (satu) orang anggota.
  3. Pimpinan sidang tetap terdiri dari 1 (satu) orang ketua,1(satu) orang sekretaris dan 1 (satu) orang anggota.
  4. Pimpinan sidang merupakan satu kesatuan kolektif pimpinan.
  5. Pimpinan sidang berkewajiban:
    1. Memimpin persidangan agar tetap dalam suasana kebersamaan sehingga dapat berjalan secara lancar dan tertib.
    2. Berusaha mempertemukan pendapat, menyimpulkan pembicaraan, persoalan pada proporsinya, serta meluruskan sesuai dengan acara persidangan.
    3. Menetapkan hasil persidangan dan risalah hasil persidangan.

BAB VI

QUORUM DAN TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 10

Sidang pleno dinyatakan sah apabila dihadiri oleh minimal ½ n+1 jumlah peserta penuh.

Pasal 11

  1. Setiap sidang pleno memerlukan quorum sebagaimana tersebut dalam pasal 10.
  2. Apabila quorum sebagaimana yang dimaksud pada ayat 1 diatas tidak tercapai maka sidang dapat ditunda selama 10 menit, dan apabila belum juga memenuhi quorum maka penundaan ditambah 5 menit lagi.
  3. Apabila setelah 2 (dua) kali penundaan seperti yang dimaksud dalam ayat 1 dan ayat 2 diatas tidak tercapai quorum, maka sidang dapat dilanjutkan dan dianggap sah serta dapat mengambil keputusan.

Pasal 12

  1. Pengambilan keputusan diusahakan secara musyawarah mufakat.
  2. Apabila hal ini tidak mungkin, maka dilanjutkan dengan proses lobi selama 10 menit.
  3. Apabila setelah lobi selama 10 menit belum juga menghasilkan keputusan, maka keputusan berdasarkan suara terbanyak dengan cara voting terbuka.

Pasal 13

Pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak adalah sah apabila:

  1. Diambil dalam sidang yang memenuhi quorum.
  2. Disetujui oleh lebih dari ½ jumlah peserta yang hadir memenuhi quorum.
  3. Apabila dalam mengambil keputusan berdasarkan suara terbanyak diperoleh hasil yang sama, maka pemungutan suara diulang paling banyak 2 kali.
  4. Apabila dari hasil pemungutan suara yang terakhir masih menghasilkan suara yang sama, maka keputusan akan diserahkan kepada kebijakan pimpinan sidang dengan mempertimbangkan pendapat peserta KLB KM FE UAD 201
  5. Penyampaian suara dilakukan peserta untuk menyatakan sikap setuju, menolak atau abstain dilakukan secara lisan, mengacungkan tangan dan berdiri.
  6. Pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak dilakukan dengan mengadakan perhitungan secara langsung.

 

BAB VII

PEMILIHAN PIMPINAN SIDANG TETAP

Pasal 14

  1. Pemilihan Pimpinan Sidang Tetap dilakukan secara langsung, rahasia dan tertulis.
  2. Setiap peserta penuh memilih tiga (3) nama dari peserta penuh yang hadir untuk dijadikan sebagai Pimpinan Sidang Tetap.
  3. Tiga (3) orang yang mendapatkan suara terbanyak secara otomatis menjadi Pimpinan Sidang.
  4. Ketua, Sekretaris dan Anggota Sidang tetap dipilih berdasarkan kesepakatan internal Pimpinan Sidang terpilih.

 

BAB VIII

SANKSI-SANKSI

Pasal 20

Peserta yang melanggar tata tertib KLB KM FE UAD 2014  akan dikenakan sanksi berupa teguran satu, dua, dan selanjutnya dikeluarkan dari persidangan sesuai dengan persetujuan forum.

 

BAB IX

BENTUK PELANGGARAN

Pasal 21

Jenis-jenis bentuk pelanggaran:

  1. Keluar masuk ruangan sidang tanpa ijin Pimpinan sidang.
  2. Berkata dan bertindak tidak sesuai norma dan nilai yang berlaku.
  3. Membuat forum di dalam forum.
  4. Tidak tepat waktu.

 

BAB X

KETUKAN PALU PUTUSAN

Pasal 22

Ketentuan jumlah ketukan palu adalah :

  1. Ketukan palu satu kali untuk pengesahan keputusan.
  2. Ketukan palu dua kali berlaku untuk meyerahkan palu sidang, tunda sidang dan pencabutan penundaan siding.
  3. Ketukan palu tiga kali untuk membuka dan menutup siding.
  4. Ketukan palu lebih dari tiga kali untuk peringatan.

 

BAB XI

PENINJAUAN KEMBALI

Pasal 23

Peninjauan kembali dilakukan apabila sudah dilakukan Pembahasan Secara Keseluruhan.

 

BAB XII

PENUTUP

Pasal 24

Segala sesuatu yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diputuskan dalam KLB KM FE UAD 2015.

Pasal 25

Tata tertib ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

 

Ditetapkan di              : Yogyakarta

Pada tanggal               :

 

PIMPINAN SIDANG SEMENTARA

Ketua

 

 

 

Nama

Sekretaris

 

 

 

Nama

Anggota

 

 

 

Nama

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Ahmad Dahlan